.jpg

Atasi Sulit Hamil Dengan Tes Kesuburan

Tes kesuburan sangat perlu dilakukan pasangan suami istri terutama saat sedang kesulitan mendapat momongan . Itu sebabnya, sebagian pasangan ada yang melakukan tes kesuburan sebelum menikah, agar mengetahui kondisi kesuburan masing-masing.

 

Tes kesuburan adalah tes yang dilakukan untuk menilai apakah organ-organ reproduksi pada pria maupun wanita dapat mendukung terjadinya kehamilan secara alami.

Kapan tes kesuburan perlu dilakukan ?

Tes kesuburan dianjurkan dilakukan saat pasangan suami istri (pasutri) sudah masuk ke kriteria tidak subur. Tanda adanya masalah kesuburan adalah jika selama satu tahun sudah aktif berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi tapi tidak kunjung hamil.

 

Biasanya, tes kesuburan ini lebih banyak dilakukan oleh pasangan yang baru menikah di usia lanjut atau ingin segera memiliki momongan karena berbagai alasan lain.

 

Melakukan tes kesuburan sebelum menikah merupakan hal yang tidak wajib untuk dilakukan. Justru pemeriksaan yang lebih diutamakan untuk dilakukan sebelum menikah adalah pemeriksaan kesehatan organ-organ reproduksi. Tujuannya untuk melihat kemungkinan penyakit infeksi menular seksual atau penyakit tertentu (misalnya HIV/AIDS) yang dapat ditularkan kepada pasangan sebelum mulai aktif secara seksual.

 

Kapan pasutri dapat dikatakan sulit hamil ?

Pasangan suami istri yang berusia di bawah 35 tahun dan telah berhubungan seks secara rutin selama satu tahun, tapi tak kunjung punya anak, baru bisa dinyatakan sulit hamil. Pada kasus ini, pasangan suami istri tersebut dapat dikatakan infertil atau tidak subur.

 

Bagi pasangan suami istri yang menikah di usia lebih dari 35 tahun akan dikatakan tidak subur jika sudah rutin berhubungan seks selama enam bulan, tetapi tidak juga dikaruniai momongan.

 

Apa saja tes kesuburan untuk wanita dan pria ?

Tes kesuburan untuk wanita

1. USG transvaginal 

Untuk melihat kesehatan organ kandungan, baik pada rahim, ovarium (indung telur), tuba falopi (saluran telur), atau organ reproduksi lainnya.

 

2. HSG 

pemeriksaan HSG sering digunakan untuk melihat apakah saluran tuba falopi hanya tersumbat sebagian atau seluruhnya.

 

Tes kesuburan untuk pria

1. Analisis sperma

Tes kesuburan untuk pria ini dilakukan untuk menilai kuantitas dan kualitas sperma, baik dari segi jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma.

 

2. USG

USG biasanya hanya akan dilakukan oleh dokter spesialis andrologi atau dokter spesialis urologi.USG pada pria dilakukan untuk melihat adanya tumor, penyumbatan saluran reproduksi, maupun pelebaran pembuluh darah.

 

Tes kesuburan dapat dilakukan baik tes kesuburan untuk wanita atau pria, guna memastikan masalah yang dapat menurunkan kemungkinan hamil. Konsultasi ke dokter obgyn di Budi Sehat untuk tes kesuburan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan sobat dan pasangan. Info lebih lanjut silahkan hubungi call center 0271 648026