.jpg

Waspada, 5 Jenis Benjolan Pada Payudara Ini Bisa Jadi Berbahaya

1. Fibroadenoma (Tumor Jinak)

Ciri-ciri benjolan akibat fibroadenoma ini adalah bisa digerakkan atau berpindah. Ketika ditekan, benjolan akan terasa padat, berbentuk bulat atau oval, dan kenyal. Benjolan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit jika ditekan.

 

Benjolan fibroadenoma biasanya dapat membesar secara lambat, dan ukurannya bisa menjadi sangat besar (giant fibroadenoma). Tumor jinak ini tidak akan berkembang menjadi kanker.

 

2. Fibrosis

Ciri-ciri benjolan Fibrosis adalah semacam jaringan yang mirip dengan jaringan luka, dan disebut juga kelainan fibrokistik. Jika diraba, fibrosis pada payudara biasanya akan terasa kenyal, padat, dan keras. Kelainan ini biasanya tidak akan berkembang menjadi kanker payudara.

 

3. Kista

Ciri-ciri Kista adalah kantong berisi cairan, yang biasanya baru terdeteksi ketika ukurannya sudah membesar (kista makro). Pada tahap ini #SobatBS sudah dapat merasakan adanya benjolan pada payudara.

Kista dapat membesar dan menjadi lunak ketika mendekati masa menstruasi. Benjolan kista payudara biasanya berbentuk bulat atau lonjong dan mudah digerakkan atau berpindah-pindah ketika disentuh, seperti menyentuh kelereng.

 

4. Intraductal Papilloma

Jika teraba, intraductal papilloma biasanya akan terasa seperti satu benjolan cukup besar yang terletak di dekat puting. Benjolan ini juga bisa berbentuk seperti beberapa benjolan kecil yang letaknya jauh dari puting. 

Ukuran tumor ini berkisar antara 1-2 sentimeter. Namun, bisa lebih besar atau lebih kecil, tergantung letak tumor tumbuh. Tumor ini terbentuk dari kelenjar, sel fibrous, dan pembuluh darah.

multiple papillomas alias tumor yang lebih dari satu dan tersebar di payudara jauh dari puting, dapat membuat risiko untuk mengidap kanker payudara di kemudian hari sedikit meningkat.

5. Kanker payudara

Tumor payudara ganas bisa bermula dari saluran susu (duktus), kelenjar susu (lobulus), atau jaringan ikat di dalamnya. Jaringan yang terinfeksi menentukan jenis kanker payudara yang dialami. Benjolan kanker payudara bisa muncul bersamaan dengan gejala kanker payudara lainnya, seperti perubahan pada puting atau kulit payudara, keluarnya cairan dari puting, dan perubahan abnormal lainnya.

Apa yang harus dilakukan saat timbul benjolan atau tumor di payudara?

  • Periksa payudara sendiri (SADARI)

  • Periksa kalender menstruasi

  • Konsultasi dengan dokter danlakukan pemeriksaan USG MAMMAE 

 

Apa itu USG MAMMAE ? 

USG payudara adalah salah satu pemeriksaan radiologi pada payudara yang menggunakan teknologi gelombang suara. Jenis pemeriksaan ini berfungsi untuk mendeteksi gangguan dan berbagai bentuk kelainan pada payudara, seperti kista dan tumor.

Budi Sehat menyediakan layanan USG MAMMAE dengan melakukan reservasi H-1 melalui call center 0271 648026