Webedu_Omicron.jpg

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Data per tanggal 3 Februari 2022 menunjukkan angka 27.197, tertinggi sejak diumumkannya konfirmasi omicron pertama di Indonesia. Varian Omicron atau varian baru mutasi virus Corona ini diduga merupakan mutasi yang dapat menghindari respons sistem imun dan memperkuat kemampuannya untuk menular.

 

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi menyatakan, virus COVID-19 varian omicron memiliki karakteristik tingkat penularan yang sangat cepat jika dibandingkan dengan varian Alpha, Betha, dan Delta. Namun jika dilihat dari gejala lebih ringan dan tingkat kesembuhan juga sangat tinggi. Sehingga Pasien positif Omicron tanpa gejala atau gejala ringan diimbau isolasi mandiri (Isoman) di rumah.

 

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/4641/2021 tentang Panduan Pelaksanaan Pemeriksaan, Pelacakan, Karantina dan Isolasi dalam Rangka Percepatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 terdapat 5 derajat gejala COVID-19, antara lain :

 

  1. Tanpa gejala/asimtomatis yaitu tidak ditemukan gejala klinis. Gejala umum yang muncul seperti demam, batuk, kelelahan, kehilangan nafsu makan, napas pendek, mialgia dan nyeri tulang. Gejala tidak spesifik lainnya seperti sakit tenggorokan, kongesti hidung, sakit kepala, diare, mual dan muntah, hilang penciuman (anosmia) atau hilang pengecapan (ageusia).

  2. Gejala Ringan yaitu Pasien dengan gejala tanpa ada bukti pneumonia virus atau tanpa hipoksia, frekuensi napas 12-20 kali per menit dan saturasi oksigen >95%.

  3. Gejala Sedang dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat tanpa tanda pneumonia berat, dengan saturasi oksigen 93% .

  4. Gejala Berat dengan tanda klinis pneumonia seperti demam, batuk, sesak, napas cepat, dan ditambah satu dari: frekuensi napas >30 x/menit, distres pernapasan berat, atau saturasi oksigen <93% . 

  5. Kritis yaitu Pasien dengan gejala gagal nafas, komplikasi infeksi, atau kegagalan multiorgan.

    Yuk ikutin 6 langkah untuk mencegah terkena Varian Omicron :

  • Menjaga jarak fisik minimal 1 Meter dari orang lain

  • Memakai masker yang pas

  • Membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi

  • Hindari ruangan berventilasi buruk dan ramai

  • Menjaga tangan tetap bersih

  • Mendapatkan vaksin covid 19


Semoga bermanfaat dan Salam Sehat #SobatBS.

(Sumber: https://www.kemkes.go.id/article/view/22020400001/pasien-positif-covid-19-tanpa-gejala-cukup-isoman.html)